BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengajak seluruh pelajar di wilayah Kalteng untuk senantiasa menjauhi tiga hal berbahaya yang dapat merusak masa depan generasi muda, yaitu narkoba, judi online, dan berita bohong atau hoaks.

Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa pelajar adalah aset bangsa yang sangat berharga. Masa depan daerah dan negara berada di tangan generasi muda saat ini.

Oleh karena itu, penting bagi para pelajar untuk senantiasa menjaga diri dari berbagai ancaman yang dapat menghambat prestasi dan cita-cita mereka.

"Jauhi narkoba. Sekali terjerat, masa depan bisa hancur dalam sekejap. Tidak ada kebaikan dari narkoba, yang ada hanya kerugian bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya," ujar Kapolda. Kamis, 5 November 2026.

Ia juga mengingatkan agar pelajar tidak mudah tergoda oleh tawaran yang mengarah pada penggunaan maupun peredaran narkotika.

Selain narkoba, Kapolda juga memperingatkan bahaya judi online atau judol yang kini semakin mudah diakses melalui gawai pintar.

Ia menyampaikan bahwa judi online tidak akan memberikan keuntungan, melainkan hanya kerugian materi dan waktu.

"Jangan sia-siakan waktu belajar hanya untuk bermain judi online. Tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan. Kesuksesan diraih melalui kerja keras, belajar tekun, dan bermoral baik," tegasnya.

Kapolda juga mengajak para pelajar untuk bijak menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya atau hoaks.

Menyebarkan hoaks dapat memicu perpecahan dan menimbulkan kerugian bagi orang lain. Pelajar diharapkan menjadi pengguna internet yang cerdas dan kritis dalam menyaring informasi.

"Jadilah pelajar yang cerdas, tidak hanya pintar di akademik, tetapi juga bijak dalam bermedia sosial. Jika belum tahu kebenarannya, jangan disebarkan. Cek dulu faktanya," pesannya. (PATHUR/R)