BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Rinduan Ali resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) periode 2026–2029 dalam Konferensi ke-X PWI Kabupaten Kobar Tahun 2026.

Rinduan menyampaikan hal tersebut setelah terpilih secara aklamasi dalam Konferensi ke-X PWI Kabupaten Kobar Tahun 2026. Kepercayaan yang diberikan kepadanya dinilai sebagai tanggung jawab besar untuk melanjutkan sekaligus memperkuat perjalanan organisasi ke depan, Kamis, 5 November 2026.

“PWI bukan milik satu atau dua orang, melainkan rumah besar bagi seluruh insan pers. Karena itu, membangun organisasi harus dilakukan bersama-sama. Pengurus lama tetap memiliki tempat dan peran, sementara kehadiran sosok-sosok baru diharapkan membawa energi, gagasan, serta semangat pembaruan,” ujarnya.

Ia berencana akan mengombinasikan pengalaman pengurus sebelumnya dengan keterlibatan anggota baru. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan program organisasi sekaligus membuka kesempatan bagi munculnya gagasan dan semangat pembaruan.

Menurutnya, pengalaman pengurus lama tetap dibutuhkan sebagai bekal dalam menjalankan roda organisasi. Sementara itu, kehadiran generasi baru diharapkan mampu memberikan perspektif dan kontribusi untuk menghadapi perkembangan dunia jurnalistik.

Ia menegaskan, kepengurusan periode mendatang tidak boleh hanya berfokus pada pembentukan struktur, tetapi juga harus mampu menjalankan program yang memberikan manfaat nyata bagi anggota.

"Penguatan kapasitas wartawan, peningkatan profesionalisme, serta menjaga solidaritas menjadi sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian," tegasnya.

Ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga kebersamaan dan mengambil bagian dalam memajukan organisasi. Menurutnya, keberhasilan kepengurusan tidak hanya ditentukan oleh ketua, tetapi juga oleh keterlibatan dan dukungan seluruh anggota.

Rinduan berharap PWI Kobar periode 2026–2029 mampu meneruskan capaian kepengurusan sebelumnya sekaligus menghadirkan perkembangan positif bagi organisasi dan insan pers di Kabupaten Kobar.

“Bersatu dalam organisasi, profesional dalam menjalankan profesi, dan bermartabat dalam menyampaikan informasi,” pungkasnya. (*/j)