BORNEONEWS, Palangka Raya — Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin melalui Kapendam XXII/Tambun Bungai, Kolonel Arh Dodo Sahata Simanulang, menyampaikan informasi terbaru terkait insiden jatuhnya helikopter Satgas Udara Penanggulangan Karhutla di Kabupaten Seruyan.

Salah satu awak Helikopter Mi-17V5 Serda Heri Prasetyo, dengan Nomor Registrasi Personel 31140443511093, resmi ditemukan pada Jumat 6 November 2026 pada pukul 09.17 WIB.

"Saat ini, jenazah Serda Heri Prasetyo masih dalam perjalanan menuju Pelabuhan Sigintung menggunakan kapal, Setelah tiba di pelabuhan, jenazah selanjutnya akan dibawa ke RSUD Kuala Pembuang untuk dilakukan observasi dan penanganan lanjutan," ungkap Kolonel Arh Dodo

Penemuan ini menandai selesainya proses pencarian seluruh delapan personel yang berada di dalam helikopter Mi-17V5 yang jatuh saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan.

Dengan ditemukannya Serda Heri Prasetyo, maka seluruh kru helikopter telah berhasil dievakuasi.

Dua orang sebelumnya telah dinyatakan meninggal dunia dan telah diterbangkan ke tempat pemakaman masing-masing, lima orang lainnya selamat dan sedang menjalani perawatan medis di Banjarmasin.

TNI Angkatan Darat menyampaikan duka cita yang sedalam - dalamnya atas gugurnya Serda Heri Prasetyo beserta dua rekan lainnya saat menjalankan tugas mulia melindungi masyarakat dan lingkungan di Kalimantan Tengah.

"Informasi selanjutnya akan disampaikan secara bertahap seiring dengan perkembangan penanganan jenazah di RSUD Kuala Pembuang," pungkasnya. (PATHUR/H)