BORNEONEWS, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa atas gugurnya sejumlah relawan dan petugas yang bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo saat memberikan keterangan pers seusai rapat bersama DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Ia juga menyampaikan duka cita atas insiden jatuhnya helikopter TNI Angkatan Darat (AD) saat menjalankan misi pemadaman karhutla melalui metode water bombing di Kalimantan Tengah.

“Kita ingin menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya kepada saudara-saudara kita yang bekerja keras, baik relawan, unsur pemerintah, dan terakhir tiga prajurit kita yang gugur dalam menjalankan tugas untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” kata Prasetyo.

Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan jajarannya untuk memberikan perhatian penuh kepada seluruh pihak yang mempertaruhkan nyawa dalam upaya pemadaman karhutla di berbagai daerah.

Prasetyo juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

“Mari kita memanjatkan doa supaya saudara-saudara kita diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujarnya.

Sebelumnya, helikopter Mi-17V5 milik TNI AD dilaporkan jatuh di sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11/2026). Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

SUMBER: ANTARA