BORNEONEWS, Nanga Bulik – Perlindungan perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak, bukan hanya mengandalkan peran pemerintah. Karena itu, keberadaan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forum PUSPA) diharapkan mampu menjadi penggerak kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung kesejahteraan keluarga di Kabupaten Lamandau.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan pengurus Forum PUSPA Kabupaten Lamandau periode 2025–2028 oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, di Aula Bapperida, Rabu, 4 November 2026. Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Abdul Hamid.

Bupati Rizky Aditya Putra menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Perempuan perlu diberikan kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi, sementara setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, pendidikan, serta lingkungan yang aman dan layak bagi tumbuh kembangnya.

Menurutnya, persoalan perempuan dan anak tidak bisa diselesaikan hanya melalui kebijakan pemerintah. Dukungan keluarga, masyarakat, organisasi, dunia usaha, hingga media sangat diperlukan agar berbagai upaya perlindungan dan pemberdayaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Dalam hal ini, Forum PUSPA memiliki posisi strategis sebagai wadah yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat untuk membangun kerja sama dan mendorong keterlibatan publik. Forum tersebut diharapkan mampu menjembatani berbagai kebutuhan, persoalan, serta potensi yang ada di tengah masyarakat.

Ketua Forum PUSPA Kabupaten Lamandau yang baru dilantik, Ny. Helen Erawati Abdul Hamid, menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah dan menjalankan tugas organisasi. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat bekerja sama serta membangun kekompakan dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan.

“Sebagai ketua, saya siap mengemban amanah dan menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Saya berharap seluruh pengurus dapat bekerja sama, saling mendukung, dan berkolaborasi agar Forum PUSPA bisa memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Lamandau,” ujar Helen.

Sementara itu, Bupati Rizky juga berharap pengurus yang baru dilantik tidak hanya menjalankan kegiatan sebatas koordinasi dan pertemuan, tetapi mampu menghadirkan program konkret yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kepada seluruh pengurus Forum PUSPA yang baru dilantik, saya mengucapkan selamat dan selamat mengemban amanah. Saya berharap forum ini tidak hanya menjadi wadah koordinasi, tetapi juga mampu menghasilkan program dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kepengurusan periode 2025–2028, Forum PUSPA diharapkan semakin aktif membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, upaya meningkatkan kesejahteraan perempuan serta memastikan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Lamandau dapat berjalan lebih optimal.

(NURITA/y)