BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong generasi muda mengambil peran aktif dalam memperkuat kemandirian ekonomi bangsa melalui penggunaan dan pengembangan produk lokal.

Pesan tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, saat membacakan sambutan tertulis Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah pada Sosialisasi Bangga Buatan Indonesia (BBI) Tahun 2026 di Aula Bapperida Kalteng.

Kegiatan mengusung tema Generasi Muda Berdaya, Bangga Produk Indonesia: Satu Klik untuk Kemandirian Ekonomi Bangsa.

Dalam sambutan Sekda, Anang Dirjo menegaskan tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan ajakan nyata kepada generasi muda untuk menjadi bagian dari penggerak ekonomi Indonesia.

“Melalui satu klik di ponsel pintar, kita memiliki kekuatan besar untuk menentukan arah ekonomi bangsa. Ketika kita memilih, membeli, dan menggunakan produk lokal buatan anak bangsa, saat itulah kita sedang berinvestasi pada masa depan Indonesia,” tutur Anang Dirjo dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Sabtu, 7 November 2026.

Menurutnya, setiap transaksi terhadap produk lokal memiliki dampak ekonomi luas, mulai dari mendukung keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja.

Di tengah perkembangan pasar digital dan ekonomi kreatif, generasi muda dinilai memiliki posisi strategis karena mampu beradaptasi dengan teknologi serta mengikuti perubahan pola konsumsi masyarakat.

Melalui sosialisasi BBI 2026, mahasiswa dan pelajar SMA sederajat di Kota Palangka Raya diharapkan memperoleh pengetahuan untuk mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia. (HERMAWAN DP/Y)