BORNEONEWS, Palangka Raya – Lapangan usaha informasi dan komunikasi mencatat pertumbuhan penyerapan tenaga kerja tertinggi di Kalimantan Tengah selama periode Agustus 2025 hingga Agustus 2026. Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng mencatat pertumbuhannya mencapai sekitar 11,8 persen.

Kepala BPS Kalteng Toto Haryanto Silitonga mengatakan, perkembangan tersebut menunjukkan adanya peningkatan jumlah penduduk bekerja pada kategori lapangan usaha informasi dan komunikasi dalam setahun terakhir.

"Pertumbuhan yang paling tinggi selama satu tahun itu ada di kategori jasa informasi dan komunikasi, sekitar 11,8 persen," kata Toto pada Sabtu, 7 November 2026.

Menurutnya, data tersebut memperlihatkan bahwa pertumbuhan penyerapan tenaga kerja di Kalteng tidak hanya terjadi pada sektor-sektor tradisional, tetapi juga pada lapangan usaha berbasis informasi dan komunikasi.

Di sisi lain, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi sekitar 29 persen dari total penduduk bekerja.

"Kemudian perdagangan besar dan eceran menyerap 15,47 persen, sedangkan pertambangan dan penggalian sebesar 11,17 persen," terangnya.

Perbedaan tersebut menunjukkan adanya dinamika struktur ketenagakerjaan di Kalteng. Sektor pertanian masih mendominasi jumlah pekerja, sementara informasi dan komunikasi mencatat pertumbuhan penyerapan tenaga kerja paling tinggi dalam periode setahun.

Perkembangan ini menjadi salah satu catatan perubahan pasar kerja Kalteng pada Agustus 2026 dibandingkan Agustus 2025. (TESTI PRISCILLA/Y)