BORNEONEWS, Palangka Raya – Produksi kelapa sawit di Kalimantan Tengah menunjukkan peningkatan pada triwulan III 2026. Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng mencatat produksi kelapa sawit tumbuh 1,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Kenaikan juga terjadi pada produksi minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) beserta produk turunannya yang meningkat 5,24 persen secara tahunan," kata Kepala BPS Kalimantan Tengah Toto Haryanto Silitonga pada Jumat, 6 November 2026.
Toto menyampaikan, peningkatan produksi tersebut menjadi salah satu perkembangan positif pada sektor perkebunan di tengah dinamika perekonomian daerah.
Data tersebut memperlihatkan bahwa industri kelapa sawit masih memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi Kalimantan Tengah. Tidak hanya pada produksi tandan buah segar, tetapi juga pada pengolahan hasil perkebunan menjadi CPO dan produk turunannya.
"Pertumbuhan produksi CPO dan turunannya yang lebih tinggi dibandingkan produksi kelapa sawit juga menunjukkan adanya peningkatan pada sisi industri pengolahan komoditas tersebut," terangnya.
Sektor perkebunan kelapa sawit selama ini menjadi salah satu penopang kegiatan ekonomi di Kalteng, mulai dari aktivitas perkebunan, penyerapan tenaga kerja, hingga industri pengolahan.
Peningkatan produksi tersebut menjadi perkembangan yang perlu dicermati, terutama dalam melihat kontribusi komoditas unggulan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi dan aktivitas industri pengolahan.
BPS mencatat, capaian produksi kelapa sawit dan produk olahannya itu merupakan bagian dari perkembangan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di Kalimantan Tengah pada triwulan III 2026. (TESTI PRISCILLA/H)









