BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Aksi balap liar di sejumlah ruas jalan utama Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian. Aktivitas tersebut kembali dilaporkan warga terjadi pada Sabtu dini hari, 7 November 2026, di Jalan Ahmad Yani.
Warga melaporkan masih banyak remaja yang bergerombol di kawasan tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya sempat mencoba kembali melakukan balapan di jalan umum.
"Banyak lagi yang bergerombol, ada yang sempat beberapa mencoba balapan lagi," lapor seorang warga.
Seorang warga bahkan sempat merekam secara sembunyi-sembunyi aktivitas tersebut. Dalam rekaman itu, terlihat aksi pengendara yang tidak hanya memacu sepeda motor, tetapi juga melakukan atraksi jumping di jalan raya.
Keberadaan kelompok remaja yang berkeliaran hingga larut malam ini juga menjadi perhatian. Selain mengganggu ketertiban, aktivitas tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan lain yang melintas, terutama pada dini hari.
Berdasarkan laporan warga, aksi balap liar kembali terpantau lebih intens di sejumlah jalan utama Kuala Kapuas dalam sepekan terakhir. Fenomena ini menunjukkan bahwa aktivitas tersebut belum sepenuhnya dapat dihentikan.
Upaya patroli kepolisian disebut sudah dilakukan. Namun, kehadiran petugas terkadang tidak bertepatan dengan waktu berlangsungnya aksi karena kelompok remaja tersebut lebih dahulu membubarkan diri.
"Ada patroli polisi, tapi saat patroli mereka sudah bubar," ungkap warga.
Kondisi ini diduga membuat aksi balap liar berlangsung secara kucing-kucingan dengan aparat. Ketika situasi dianggap aman, kelompok remaja kembali berkumpul dan sebagian di antaranya mencoba melakukan balapan.
Situasi tersebut menjadi perhatian bersama agar pengawasan dan upaya pencegahan dapat lebih efektif. Sebab, jalan umum bukan tempat untuk menggelar balapan maupun atraksi berisiko yang dapat mengancam keselamatan pengendara dan masyarakat lainnya. (SABRIANOOR)









