BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Suyanto meminta seluruh kontingen dan panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porpro) XIII Kalimantan Tengah (Kalteng) 2026 mengedepankan koordinasi serta kepatuhan terhadap regulasi pertandingan.
Hal tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai persoalan teknis maupun administrasi yang berpotensi mengganggu jalannya kompetisi.
Pesan tersebut disampaikan Suyanto saat secara resmi membuka kegiatan Chief de Mission (CdM) Meeting PORPROV XIII di Aula Sangga Banua, Kantor Bupati Kobar, Sabtu, 7 November 2026.
Dalam arahannya, ia mengingatkan bahwa seluruh kontingen perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai ketentuan dan mekanisme pertandingan. Setiap persoalan yang muncul harus diselesaikan melalui prosedur yang berlaku dengan mengutamakan komunikasi, bukan melalui keputusan sepihak.
“Seluruh persoalan administrasi dan keabsahan atlet harus diselesaikan sebelum pertandingan dimulai. Jangan sampai atlet yang sudah mempersiapkan diri justru terganggu oleh persoalan di luar arena. Berikan kesempatan kepada mereka untuk bertanding secara sportif dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Menurut Suyanto, pengalaman pelaksanaan Porprov pada tahun-tahun sebelumnya dapat menjadi bahan evaluasi agar persoalan terkait administrasi, keabsahan atlet, maupun sengketa pertandingan tidak kembali menghambat jalannya kompetisi.
Selain itu, Suyanto juga memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan peserta. Ia meminta panitia memastikan seluruh arena pertandingan memenuhi standar kelayakan, termasuk kesiapan sarana transportasi dan dukungan tenaga medis untuk mengantisipasi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.
Kemudian, ia menjelaskan bahwa Pemkab Kobar telah membentuk panitia pelaksana lokal melalui surat keputusan Bupati.
Langkah tersebut diperkuat dengan koordinasi bersama panitia besar tingkat provinsi untuk menyelaraskan berbagai kebutuhan penyelenggaraan menjelang pelaksanaan Porprov XIII Kalteng Tahun 2026 yang dijadwalkan mulai 28 November hingga awal Desember 2026 mendatang.
Wakil Bupati Kobar, Suyanto juga mengajak seluruh pihak untuk membangun kerja sama dalam menghadapi tantangan penyesuaian anggaran daerah.
Menurutnya, komunikasi dan semangat gotong royong menjadi modal penting agar keterbatasan yang ada tidak mengurangi kesiapan maupun kualitas penyelenggaraan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkab Kobar memiliki tiga target utama dalam menjadi tuan rumah Porprov XIII Kalteng Tahun 2026, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi.
Ketiganya diharapkan dapat diwujudkan melalui persiapan yang matang serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap ajang olahraga tingkat provinsi tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Keterlibatan pelaku UMKM, sektor perhotelan, hingga usaha kuliner lokal diharapkan turut memberikan manfaat dari meningkatnya aktivitas selama Porprov berlangsung.
Dengan demikian, Porprov XIII Kalteng Tahun 2026 di Kabupaten Kobar dapat terselenggara secara tertib, aman, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.









