BORNEONEWS, Buntok – Salah satu warga membuat video jatuhnya helicopter menarasikan satu orang pilot belum ditemukan sementara 1 lainnya berhasil dievakuasi.

“Nah pesawatnya tagugur (terjatuh) nah di Sungai Barito, pilotnya saikung (satu) lagi balum (belum) tatimbul (muncul) pakai sabuk pengaman. (Pesawatnya) ditarik masyarakat desa Tabatan nah, gotong-royong lah siapa kada (tidak) aur (sibuk) menariknya lah,” ucapnya.

Melalui pesan singkat, Camat Jenamas Zulkarnain Masdipura menginformasikan bahwa saat ini tim dari Polsek dan Koramil 1012-09 Jenamas dipimpin langsung oleh Kapolsek dan Danramil sedang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selain untuk membantu evakuasi, kehadiran aparat juga memastikan lokasi kejadian tersebut apakah masuk di wilayah Barsel atau Batola.

“Masih dicek lokasinya. Kapolsek dan Danramil baru sampai TKP,” terangnya, Minggu, 8 November 2026.

Dia mengkonfirmasi bahwa sampai saat ini tim masih berupaya melakukan evakuasi dan mengonfirmasi bahwa satu pilot masih dalam pencarian.

“Iya 1 orang masih belum ditemukan,” tutur Zulkarnain.

Untuk saat ini, terang Camat lagi, diduga helikopter yang jatuh tersebut adalah milik relawan atau sipil dan bukan milik TNI ataupun Polri.

“Helikopter sipil, bukan TNI,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di TKP dan sampai sejauh mana proses evakuasi masih menunggu informasi selanjutnya. (URIUTU DJAPER/j)