BORNEONEWS, Sampit – Kabar baik bagi masyarakat yang berencana bepergian menggunakan kapal laut selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen dari tarif dasar kelas ekonomi, termasuk untuk keberangkatan melalui Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Melalui stimulus ekonomi tersebut, diharapkan dapat membantu masyarakat yang akan bepergian selama masa liburan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Kami juga berharap ada peningkatan jumlah penumpang hingga 50 persen dibandingkan hari-hari biasa," kata Kepala Cabang PELNI Sampit ST Nafillah, Minggu, 8 November 2026.
Program diskon tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode angkutan Nataru 2026/2027. Potongan sebesar 30 persen berlaku khusus untuk tarif dasar tiket kapal kelas ekonomi, tidak termasuk biaya asuransi dan pas pelabuhan.
Secara nasional, program ini berlaku untuk jadwal keberangkatan mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Pemerintah menargetkan sebanyak 414.630 penumpang dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan dukungan anggaran mencapai Rp38,26 miliar.
Untuk mendukung pelaksanaannya, PELNI menyiapkan 26 kapal penumpang yang melayani seluruh trayek Public Service Obligation (PSO) di Indonesia. Kesiapan armada dan kualitas pelayanan juga menjadi perhatian perusahaan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.
Di Pelabuhan Sampit, program diskon ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi laut, terutama untuk perjalanan menuju kampung halaman maupun keperluan liburan. PELNI Cabang Sampit juga mulai menginformasikan jadwal keberangkatan kapal yang tersedia.
Salah satu jadwal yang telah diinformasikan adalah keberangkatan KM Awu dari Sampit menuju Semarang pada 22 Desember 2026. Namun, jadwal selama Desember hingga Januari tersebut masih akan diperbarui sesuai informasi operasional terbaru dari PELNI Cabang Sampit.
"Kami mengingatkan masyarakat agar melakukan pembelian tiket melalui saluran penjualan resmi PELNI. Masyarakat kami minta menghindari transaksi melalui calo untuk mencegah kerugian maupun penipuan yang mengatasnamakan perusahaan," ujar Nafillah.
Tiket dapat dibeli melalui aplikasi PELNI Mobile, situs resmi PELNI, Contact Center 162, loket cabang, serta sejumlah mitra pembayaran dan penjualan digital, seperti BCA Mobile, myBCA, Livin' by Mandiri, BRImo, GoPay, OVO, MyTelkomsel, Indomaret, Alfamart, dan berbagai agen resmi lainnya.
Melalui program stimulus tersebut, PELNI berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam menyediakan transportasi laut yang terjangkau sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah. Koordinasi dengan otoritas pelabuhan dan pemangku kepentingan juga terus dilakukan untuk menjaga kelancaran angkutan Nataru 2026/2027. (DEWI PATMALASARI/j)









