BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong pengembangan platform layanan digital terintegrasi yang berorientasi pada kebutuhan pengguna guna meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.
Pengembangan platform tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem pelayanan yang lebih terkoordinasi dengan mengintegrasikan berbagai layanan digital di lingkungan pemerintah provinsi.
Plt Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Farid Wajdi mengatakan, keterpaduan layanan digital menjadi bagian penting dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan.
"Platform ini diharapkan menjadi sarana yang mendukung keterpaduan layanan digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga berbagai layanan yang sebelumnya berpotensi berjalan secara terpisah dapat dikembangkan menuju sistem pelayanan yang lebih terkoordinasi, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna," tegas Farid dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden dalam Sosialisasi dan Pelatihan Platform Layanan Digital Terintegrasi di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.
Farid menjelaskan, pengembangan platform layanan digital terintegrasi memerlukan dukungan berbagai perangkat daerah agar dapat diterapkan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan penerapan layanan digital di lingkungan pemerintahan.
Selain kesiapan sumber daya manusia, transformasi digital memerlukan komitmen pimpinan, kolaborasi antarperangkat daerah, serta penerapan tata kelola yang baik.
Ia berharap peserta pelatihan dapat memahami fungsi dan mekanisme kerja platform sehingga penerapannya dapat dilakukan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
"Seluruh peserta diharapkan memahami fungsi, mekanisme kerja, dan tata cara penggunaan platform agar dapat menerapkannya secara konsisten dalam pekerjaan. Pelaksanaannya juga perlu disertai pemantauan, evaluasi berkala, dan penyempurnaan sesuai kebutuhan," tandas Farid. (HERMAWAN DP/H)









