BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia atau PODSI Kalimantan Tengah menargetkan kebangkitan prestasi cabang olahraga dayung di tingkat nasional.

Pemusatan latihan daerah atau Pelatda yang mulai digelar November ini menjadi langkah awal untuk membangun kembali kekuatan atlet dayung Bumi Tambun Bungai.

Ketua Umum Pengprov PODSI Kalteng, Prof Dr Juni Gultom menegaskan, pelatda bukan sekadar agenda rutin persiapan pertandingan, melainkan bagian dari upaya membangun prestasi secara berkesinambungan.

"Pelatda ini adalah langkah kecil menuju langkah besar yang berkesinambungan untuk membawa dayung Kalteng kembali menuju masa kejayaannya," tutur Prof Juni saat membuka Pelatda Dayung Kalteng pada Senin, 2 November 2026.

Menurutnya, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung 2026 di Karawang, Jawa Barat, menjadi kesempatan pertama bagi atlet Kalteng untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur hasil pembinaan.

Juni berharap keikutsertaan dalam Kejurnas pada 22–30 November mendatang tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi bukti bahwa dayung Kalteng telah kembali memiliki daya saing.

"Kami berharap Kejurnas membawa raihan prestasi sekaligus menunjukkan kepada pemerintah pusat bahwa dayung Kalteng kembali siap bersaing," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dirinya telah bertemu dengan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Dalam pertemuan tersebut, gubernur menyampaikan harapan besar agar kepengurusan baru PODSI mampu mempersiapkan kontingen secara matang.

Bahkan, pemerintah daerah menaruh harapan agar cabang olahraga dayung dapat menyumbangkan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Untuk mewujudkan target tersebut, PODSI Kalteng mulai menyusun tahapan pembinaan melalui pelatda, Kejurnas, Porprov XIII di Kotawaringin Barat, hingga persiapan menghadapi babak kualifikasi PON.

Juni menegaskan, kebangkitan prestasi tidak bisa dicapai secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang terarah, kesiapan atlet, serta dukungan seluruh pihak agar dayung Kalteng kembali diperhitungkan dalam persaingan nasional.(TESTI PRISCILLA)