BORNEONEWS, Istanbul - Partai Demokrat diproyeksikan mengambil alih kendali atas kedua kamar Kongres Amerika Serikat (AS) dalam pemilu sela yang digelar pada Selasa (3/11/2026).
Hasil tersebut menjadi pukulan politik bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik, berdasarkan proyeksi sejumlah media AS.
Demokrat meraih kemenangan signifikan di luar basis tradisional mereka. Kemenangan tersebut mencakup sejumlah persaingan penting di negara bagian yang pada Pilpres 2024 mayoritas mendukung Trump, seperti Texas, South Carolina, Ohio, Iowa, dan Kansas.
Gelombang kemenangan Demokrat masih terlihat hingga Rabu pagi. Hasil sementara menunjukkan adanya ketidakpuasan pemilih terhadap pemerintahan Trump, terutama terkait kondisi ekonomi, kenaikan biaya hidup, serta keputusan presiden melancarkan perang terhadap Iran pada Februari lalu.
Di tengah bertambahnya kekalahan Partai Republik pada Selasa malam, Trump menanggapi hasil pemilu melalui media sosial.
“Saya tidak menjadi kandidat dalam pemilu ini. Jika saya menjadi kandidat, kita pasti menang telak! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini,” tulis Trump.
Di Senat, Demokrat merebut sedikitnya enam kursi yang sebelumnya dikuasai Partai Republik sehingga berhasil mengamankan mayoritas di kamar tersebut. Meski demikian, persaingan ketat di sejumlah negara bagian, termasuk Michigan dan Minnesota, masih menjadi perhatian.
Hasil tersebut menandai perubahan dalam peta kekuatan politik di Washington. Dengan menguasai Senat, Demokrat memperoleh kendali atas agenda legislasi, kepemimpinan komite, serta proses konfirmasi pejabat.
Di Georgia, Senator Demokrat Jon Ossoff berhasil mempertahankan kursinya setelah mengalahkan kandidat dari Partai Republik. Dalam pidato kemenangannya, Ossoff menyebut hasil pemilu tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap pemerintahan Trump.
Sementara itu, Demokrat juga diproyeksikan mengambil alih kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setelah merebut sedikitnya 15 distrik yang sebelumnya dikuasai Partai Republik. Kemenangan tersebut mencakup sejumlah wilayah di Kentucky, New Jersey, dan North Carolina.
Selain di Kongres, Demokrat juga meraih kemenangan dalam sejumlah pemilihan gubernur. Di Texas, kandidat Demokrat Gina Hinojosa berhasil mengalahkan Gubernur petahana dari Partai Republik, Greg Abbott, yang telah menjabat selama tiga periode.
Kemenangan Hinojosa menjadi salah satu hasil yang mengejutkan di Texas, negara bagian yang selama ini menjadi basis kekuatan elektoral Partai Republik.
Kandidat Demokrat juga memenangkan pemilihan gubernur di Iowa dan Ohio. Hasil tersebut memperluas kemenangan partai itu di luar persaingan legislatif dan memperlihatkan perubahan peta politik di sejumlah negara bagian AS.
Sumber: Anadolu/ANTARA






