BORNEONEWS, Palangka Raya – Aktivitas pembangunan infrastruktur dan perumahan di Kalimantan Tengah masih menunjukkan perkembangan positif. Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng mencatat nilai konstruksi yang diselesaikan meningkat 9,78 persen pada triwulan III 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BPS Kalteng Toto Haryanto Silitonga mengatakan, peningkatan nilai konstruksi tersebut menunjukkan aktivitas pembangunan di daerah masih berlangsung.

"Nilai konstruksi yang diselesaikan meningkat 9,78 persen di triwulan tiga ini. Ini menunjukkan masih berlangsungnya aktivitas pembangunan infrastruktur dan perumahan," kata Toto dalam Rilis Berita Resmi Statistik pada Kamis, 5 November 2026.

Menurut Toto, perkembangan sektor konstruksi menjadi salah satu catatan positif dari dinamika perekonomian Kalteng pada triwulan III 2026.

Selain konstruksi, sejumlah sektor lainnya juga mencatat pertumbuhan positif, seperti produksi padi yang meningkat 11,17 persen, produksi kelapa sawit 1,45 persen, serta produksi CPO dan turunannya yang tumbuh 5,24 persen.

"Dari sisi energi, produksi pembangkit listrik PLN juga meningkat 9,56 persen. Sementara distribusi listrik mengalami kenaikan lebih tinggi, yakni 23,4 persen," katanya.

Peningkatan tersebut memberikan indikasi bertambahnya aktivitas penyaluran listrik, terutama untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

Toto menjelaskan, perkembangan berbagai indikator tersebut memperlihatkan perekonomian Kalteng memiliki dinamika yang berbeda-beda antarsektor.

"Ada sektor yang berkembang cukup baik, tetapi ada pula yang mengalami tekanan. Kondisi tersebut nantinya tercermin dalam angka pertumbuhan ekonomi Kalteng pada triwulan III 2026," tuturnya.(TESTI PRISCILLA/H)