BORNEONEWS, Jakarta – Badan Wakaf Indonesia (BWI) mengajak masyarakat berkontribusi dalam pemulihan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan olahraga bertajuk Waqf Run 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2026.

Kegiatan tersebut menggabungkan olahraga lari dengan penggalangan dana wakaf untuk mendukung pelestarian lingkungan melalui program Wakaf Hijau atau Green Waqf.

Ketua Panitia Waqf Run 2026, Wahyu Muryadi, mengatakan setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Dari jumlah tersebut, Rp50 ribu dialokasikan secara langsung untuk mendukung program Wakaf Hijau BWI.

"Inisiatif ini diambil sebagai respons nyata atas kondisi genting yang dihadapi hutan di Indonesia. Tahun ini, kita berolahraga sekaligus menjaga kelestarian bumi," kata Wahyu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu, 8 November 2026.

Wahyu yang juga menjabat Komisioner BWI menjelaskan, dana wakaf yang terkumpul nantinya disalurkan melalui yayasan Muslims for Shared Action on Climate Impact (Mosaic).

Lembaga tersebut melibatkan sejumlah ahli dan pakar wakaf hutan dari kalangan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mendukung program berbasis pelestarian lingkungan.

Menurutnya, Waqf Run 2026 menjadi salah satu upaya memperluas pemahaman masyarakat bahwa wakaf tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas ibadah, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan hidup.

Program ini sekaligus diarahkan untuk meningkatkan keterlibatan generasi muda, khususnya Generasi Z, dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat jangka panjang.

Melalui konsep berlari sambil berwakaf, BWI ingin memperkenalkan bentuk kontribusi sosial yang lebih interaktif dan mudah diikuti masyarakat.

Selain memberikan manfaat kesehatan melalui olahraga, peserta juga dapat berpartisipasi dalam pendanaan kegiatan pelestarian alam.

Untuk menjaga kenyamanan penyelenggaraan, panitia membatasi jumlah peserta Waqf Run 2026 sebanyak 1.500 orang.

Pendaftaran telah dibuka, sementara masyarakat yang berminat diimbau segera mendaftarkan diri sebelum kuota terpenuhi.

Panitia juga menyediakan sejumlah hadiah hiburan atau door prize untuk meningkatkan antusiasme peserta.

Hadiah yang disiapkan meliputi berbagai peralatan rumah tangga hingga hadiah utama berupa dua paket ibadah umrah.

Dua pemenang hadiah utama tersebut juga akan memperoleh uang saku masing-masing sebesar Rp1 juta.

"Untuk meningkatkan antusiasme para pencinta olahraga lari, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah hiburan berupa peralatan rumah tangga, serta grand prize utama berupa paket ibadah umrah untuk dua orang pemenang beserta uang saku masing-masing sebesar Rp1.000.000," ujar Wahyu.

Sementara itu, Komisioner BWI Arief Rohman mengatakan program Wakaf Hijau merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola.

Program tersebut juga sejalan dengan target Indonesia mencapai emisi nol bersih atau Net Zero Emission pada 2060.

Menurut Arief, pengembangan wakaf produktif berbasis lingkungan dapat dilakukan melalui berbagai sektor yang mendukung penggunaan energi ramah lingkungan dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

"Wakaf produktif ini diarahkan pada usaha berkelanjutan berbasis lingkungan, seperti energi terbarukan, listrik tenaga surya, hingga perkebunan jarak untuk bioenergi," katanya.

Melalui Waqf Run 2026, BWI berharap partisipasi masyarakat tidak hanya membantu penggalangan dana untuk program lingkungan, tetapi juga memperluas kesadaran mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu sarana meningkatkan kepedulian publik terhadap dampak karhutla sekaligus memperkenalkan wakaf sebagai instrumen pembiayaan kegiatan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Sumber: ANTARA