BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan kesehatan dan kebutuhan dasar bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Tanjung Pinang, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Bantuan diberikan melalui layanan Kampung Siaga Oksigen yang beroperasi di Posyandu Pusun Bua Pinang, Jalan Bukit Pinang, RT 04/RW 02.
Layanan tersebut mencakup pemberian vitamin dan masker, oksigen, serta makanan siap saji bagi warga yang terdampak kabut asap.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid mengatakan, bantuan difokuskan untuk mengurangi dampak kesehatan akibat paparan asap karhutla.
"Baznas berupaya hadir di tengah masyarakat yang terdampak karhutla melalui layanan kesehatan dan bantuan dasar. Kami berharap Program Kampung Siaga Oksigen dapat membantu menjaga kesehatan warga, sekaligus meringankan beban mereka selama menghadapi dampak kebakaran," kata Sodik dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 2 November 2026.
Pelayanan di lokasi melibatkan relawan Baznas, tim kesehatan Kota Palangka Raya dan kader posyandu.
Berdasarkan laporan Baznas Tanggap Bencana hingga 29 Oktober 2026, Kampung Siaga Oksigen di Tanjung Pinang telah menjangkau 63 warga.
Selain layanan oksigen, respons terhadap karhutla juga dilakukan melalui distribusi masker, air bersih, makanan siap saji dan dukungan kesehatan.
"Respons terhadap karhutla kami lakukan melalui berbagai bentuk bantuan, mulai dari distribusi masker dan air bersih hingga penyediaan makanan siap saji serta layanan kesehatan," ujarnya.
Sodik berharap keberadaan layanan tersebut dapat memudahkan masyarakat memperoleh bantuan kesehatan selama kualitas udara terdampak asap.
Secara nasional, hingga 29 Oktober 2026 Baznas telah mengerahkan 77 personel dan menjalankan 82 aksi penanganan karhutla di tujuh provinsi.
Di Kalimantan Tengah, selain Kampung Siaga Oksigen yang melayani 63 jiwa, Rumah Sehat Oksigen Baznas juga telah dimanfaatkan oleh 607 warga.
Sumber: ANTARA









