BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu meminta PT PLN memastikan pasokan listrik tetap stabil dan tidak melakukan pemadaman selama Desember 2026, khususnya saat perayaan Hari Raya Natal.

Ia menilai, ketersediaan listrik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah dan merayakan Natal bersama keluarga.

"Karena itu, PLN diharapkan dapat mengantisipasi berbagai potensi gangguan jaringan maupun kendala teknis," katanya, Jumat, 6 November 2026.

Menurut Hap Baperdu, momentum Natal merupakan hari keagamaan yang memiliki makna penting bagi umat Kristiani. Gangguan listrik saat pelaksanaan ibadah maupun kegiatan perayaan tentu dapat menghambat kenyamanan masyarakat.

Ia meminta PLN melakukan pengecekan dan pemeliharaan jaringan secara menyeluruh sebelum memasuki periode perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Selain itu, kesiapan personel teknis serta peralatan pendukung juga perlu diperhatikan agar apabila terjadi gangguan, penanganan dapat dilakukan secara cepat," tambahnya.

Hap Baperdu berharap PLN dapat memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah gereja dan lokasi yang menjadi pusat kegiatan ibadah Natal di Kota Palangka Raya.

Ia juga meminta agar informasi mengenai potensi gangguan listrik disampaikan secara terbuka kepada masyarakat, sehingga warga dapat melakukan antisipasi apabila diperlukan.

Dengan kesiapan dan koordinasi yang baik, Hap Baperdu berharap perayaan Natal 2026 di Kota Palangka Raya dapat berlangsung aman, nyaman, khidmat, dan tanpa gangguan pemadaman listrik.

"Kestabilan pasokan listrik menjadi kebutuhan penting masyarakat, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun pelaksanaan ibadah keagamaan," tambahnya. (MARINI/R)