BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mendorong agar alat penyaring udara atau air purifier dapat tersedia secara merata di sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya.

Menurutnya, keberadaan alat penyaring udara penting untuk membantu menjaga kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik, terutama saat kualitas udara memburuk akibat kabut asap karhutla.

Rana menilai perlindungan kesehatan di lingkungan sekolah perlu menjadi perhatian bersama. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak untuk membantu menyediakan fasilitas penyaring udara patut dipertimbangkan.

Ia menegaskan, bantuan yang ditujukan untuk kepentingan peserta didik dan tenaga pendidik sebaiknya diterima selama tidak disertai kepentingan lain di luar tujuan kemanusiaan.

“Kalau ada bantuan, silakan diterima dengan catatan tidak ada kepentingan lain. Murni untuk kemanusiaan dan menjaga kesehatan anak-anak serta tenaga pendidik,” ujarnya, Rabu, 4 November 2026.

Rana berharap penyediaan alat penyaring udara tidak hanya terpusat di sekolah tertentu, tetapi dapat menjangkau seluruh sekolah yang membutuhkan.

Menurutnya, pemerataan fasilitas tersebut penting agar perlindungan kesehatan tidak hanya dirasakan oleh sebagian peserta didik, melainkan seluruh siswa di lingkungan pendidikan Kota Palangka Raya.

Ia juga mendorong Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memetakan kebutuhan sekolah terhadap alat penyaring udara.

"Dalam situasi karhutla dan kabut asap, kepentingan serta kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama," pungkasnya. (MARINI)