BORNEONEWS, Sampit – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan pemerintah daerah. Salah satunya melalui evaluasi hasil pengawasan kearsipan internal Tahun 2026 di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kotim.

‎Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kotim, Muhammad Irfansyah, mengatakan evaluasi menjadi bagian penting untuk mengetahui sejauh mana penyelenggaraan kearsipan telah berjalan, termasuk mengidentifikasi kekurangan yang masih perlu dibenahi

‎"Evaluasi yang kami lakukan seperti di Bapperida kemarin itu menjadi bagian dari upaya memastikan penyelenggaraan kearsipan di setiap perangkat daerah berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mendorong tertib administrasi dalam pengelolaan dokumen pemerintahan, " katanya, Sabtu, 7 November 2026 .

‎Kegiatan tersebut dilakukan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kotim, Muhammad Irfansyah, bersama Bidang Pengelolaan, Penataan, Pembinaan dan Pelestarian Kearsipan.

‎Lebih lanjut ia mengungkapkan dalam kegiatan tersebut pihaknya menyampaikan hasil pengawasan kearsipan internal, membahas berbagai kendala yang dihadapi, serta mendiskusikan langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan ke depan.

‎Menurutnya, pengelolaan arsip tidak sekadar menyimpan dokumen, tetapi juga memastikan setiap dokumen pemerintahan tertata, terpelihara, dan mudah ditemukan ketika dibutuhkan.

‎"Melalui evaluasi ini, kita ingin mengetahui sejauh mana pengelolaan arsip di masing-masing perangkat daerah berjalan. Kendala yang ditemukan menjadi bahan perbaikan agar penyelenggaraan kearsipan semakin tertib dan berkualitas," ujarnya.

‎Ia menambahkan, peningkatan kualitas kearsipan membutuhkan koordinasi dan komitmen bersama seluruh perangkat daerah. Sebab, pengelolaan arsip merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik.

‎Irfansyah berharap, melalui evaluasi tersebut, Bapperida Kotim dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan, baik dari sisi pengelolaan, penataan maupun pemeliharaan dokumen.

‎"Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi evaluasi, tetapi juga membangun komitmen bersama untuk terus berbenah. Dengan pengelolaan arsip yang baik, jejak administrasi dan perjalanan pemerintahan dapat terjaga dengan baik," pungkasnya. ‎

‎DPK Kotim berharap kegiatan serupa dapat memperkuat koordinasi dan kesadaran seluruh perangkat daerah terhadap pentingnya penyelenggaraan kearsipan yang tertib, sistematis, dan berkelanjutan. (DEVI/H)

‎