BORNEONEWS, Jakarta – Pemerintah dalam waktu dekat akan membangun kawasan swasembada pangan, energi, dan air di empat provinsi. Program ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan pemerintah saat ini tengah mempercepat penyusunan rencana induk pembangunan kawasan tersebut.

“Pada kesempatan hari ini kami merumuskan langkah percepatan penyusunan rencana induk dalam membangun kawasan swasembada pangan, energi, dan air,” kata Faisol, Jumat 6 November 2026 saat menghadiri Rapat Pembahasan Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional.

Ia menjelaskan, dalam rapat tersebut pemerintah mengundang sejumlah wakil menteri dan wakil kepala badan untuk membahas berbagai langkah strategis yang diperlukan dalam mempercepat pelaksanaan program.

Pemerintah telah menetapkan empat provinsi sebagai lokasi pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air, yakni Papua Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan.

Menurut Faisol, penetapan wilayah tersebut merupakan langkah konkret pemerintah dalam mempersiapkan pemenuhan berbagai kebutuhan masyarakat. Ia berharap program tersebut dapat terlaksana dengan baik melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

“Kami diminta untuk melakukan koordinasi dalam rangka percepatan program-program yang menjadi program utama Asta Cita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Faisol menyampaikan bahwa pemerintah telah menyepakati perlunya perumusan langkah percepatan penyusunan rencana induk pembangunan kawasan swasembada tersebut.

Pemerintah berharap rencana induk pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air di keempat provinsi itu dapat segera ditetapkan dalam waktu dekat.

“Harapan kita, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita akan segera menetapkan rencana induk pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air pada keempat provinsi tersebut,” kata Faisol.

SUMBER: ANTARA