BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Sebanyak 100 unit traktor roda dua (TR2) bantuan Kementerian Pertanian RI disalurkan kepada Brigade Pangan dan kelompok tani di Kabupaten Kapuas. Kecamatan Bataguh mendapat alokasi terbanyak dengan 23 unit, disusul Kapuas Kuala sebanyak 17 unit.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Bupati Kapuas M. Wiyatno di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Jumat, 6 November 2026. Bantuan tersebut didistribusikan ke 12 kecamatan yang menjadi wilayah penerima.
Kecamatan lainnya mendapat alokasi yakni Kapuas Murung 13 unit, Tamban Catur 14 unit, Kapuas Hilir 11 unit, Mantangai 4 unit, Kapuas Barat 4 unit, Dadahup 3 unit, Kapuas Timur 3 unit, Pulau Petak 3 unit, Selat 3 unit, dan Basarang 2 unit.
Bupati Kapuas M. Wiyatno mengatakan, bantuan traktor tersebut diharapkan membantu petani mempercepat pengolahan lahan sekaligus meningkatkan efisiensi waktu dan biaya produksi.
"Bantuan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat akselerasi pengolahan lahan serta meningkatkan indeks pertanaman di wilayah kita," ucap Wiyatno.
Ia juga mengingatkan agar bantuan tersebut tidak dikuasai secara pribadi oleh pihak tertentu. Pengelolaannya harus dilakukan secara transparan dan adil melalui kelompok tani atau Brigade Pangan agar seluruh anggota dapat memanfaatkannya.
"Bantuan ini adalah amanah. Karena itu, manfaatkan dan rawat dengan sebaik-baiknya agar dapat digunakan secara berkelanjutan oleh seluruh anggota kelompok," pesannya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Edy Dese, menegaskan seluruh traktor tersebut diberikan secara gratis kepada kelompok tani penerima. Tidak ada biaya tebusan yang harus dibayarkan untuk memperoleh bantuan alat dan mesin pertanian tersebut.
Dengan penyaluran 100 unit traktor ini, petani di 12 kecamatan diharapkan dapat terbantu dalam menyiapkan lahan pertanian. Namun, pemanfaatan bantuan tetap bergantung pada pengelolaan kelompok serta kesesuaian alat dengan kebutuhan di lapangan. (SABRIANOOR/y)









