BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Jemput Bola (JEBOL) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya kembali bergerak memberikan kemudahan akses pelayanan administrasi kependudukan secara langsung kepada masyarakat.

Kepala Disdukcapil Palangka Raya, Alman Parluhutan Pakpahan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dinasnya untuk menghadirkan layanan yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Kami ingin masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor dinas. Justru kami yang datang ke tengah masyarakat," ujarnya, Rabu, 4 November 2026.

Tiga lokasi yang menjadi titik pelayanan kali ini meliputi Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Kantor Kelurahan Sabaru, serta Pengadilan Tata Usaha Negara Palangka Raya.

Masing-masing lokasi menyediakan jenis layanan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan warga di sekitarnya.

Di Kantor Kementerian Agama, masyarakat dapat mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sekaligus melakukan pemberkasan secara online.

Sementara di Kelurahan Sabaru, layanan yang tersedia mencakup aktivasi IKD dan pembuatan dokumen kependudukan.

Di Pengadilan Tata Usaha Negara Palangka Raya, fokus layanan diberikan pada aktivasi IKD bagi warga yang membutuhkannya.

Alman Parluhutan Pakpahan menegaskan bahwa seluruh layanan yang diberikan melalui program JEBOL ini 100 persen gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas yang disediakan karena seluruhnya merupakan hak layanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah kota.

"Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terhambat mengurus dokumen kependudukan karena keterbatasan biaya maupun jarak tempuh. Semua layanan ini gratis dan sah secara hukum," tegas Alman.

Selain memberikan pelayanan langsung, Disdukcapil juga membuka ruang partisipasi aktif dari mmasyarakat

Warga yang menginginkan wilayah atau kelurahan tertentu dikunjungi pada agenda berikutnya dapat menuliskan usulan nama lokasi pada kolom komentar yang telah disediakan.

Semua masukan dari masyarakat akan ditampung dan dijadikan bahan pertimbangan dalam menyusun rute kunjungan Tim JEBOL selanjutnya.

"Melalui cara ini, diharapkan pelayanan kependudukan dapat semakin tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/R)